Tuesday, February 26, 2019

Asal Mula Nama 9 Kota di Pulau Kalimantan


Setiap tempat atau kota tentunya memiliki cerita masing-masing. Baik itu mengenai asal mula pemberian namanya atau mengenai cerita rakyatnya yang melegenda. Cerita tersebut dituturkan dari generasi ke genarasi agar tidak dilupakan.

Nah, kali ini penulis akan berbagi informasi mengenai asal mula pemberian nama terhadap 9 kota yang ada di Pulau Kalimantan. Sebelum lebih lanjut membahas hal tersebut, ada lebih baiknya kita mengenal dulu seperti apa Pulau Kalimantan itu.

Pulau Kalimantan adalah salah satu pulau yang dimiliki oleh tiga negara. Yaitu Indonesia dengan luas wilayahnya mencapai 73%, Malaysia 26% dan Brunei Darussalam 1%. Pulau Kalimantan dihuni oleh berbagai suku, seperti Dayak, Melayu, Banjar, Kutai, Paser, Berau, Tidung dan suku lainnya. Selain dikenal sebagai Pulau Kalimantan, pulau yang satu ini juga sering disebut sebagai Pulau Borneo.

Sedangkan penamaan pulau Kalimantan tentunya tidak terlepas dari cerita masa lalunya. Dari beberapa tulisan menyebutkan, bahwa nama Kalimantan berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu 'kalamanthana' yang berarti pulau yang udaranya panas dan membakar. Hal ini tentu saja sesuai dengan kondisi pulaunya yang dilalui oleh garis khatulistiwa.

Ada juga yang mengatakan bahwa penamaan Kalimantan berasal dari salah satu nama rumpun Dayak, yaitu Dayak Klemantan (Dayak Darat). Rumpun Dayak ini tersebar di hulu-hulu sungai yang ada di Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia.

Selain itu, penyebutan Kalimantan juga diyakini berawal dari nama buah yang banyak tumbuh di pulau ini, yaitu buah klemantan. Buah yang mirip buah mangga ini banyak ditemukan didaerah Ketapang, Kalimantan Barat.

Inilah asal mula penamaan 9 kota yang ada di Pulau Kalimantan.

1. Kota Tarakan

Kota pertama yang akan kita bahas adalah sebuah kota yang berada disisi utara Pulau Kalimantan. Apalagi kalau bukan Kota Tarakan yang sekaligus merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Utara. Kota ini juga dikenal sebagai bumi Paguntaka dengan semboyan BAIS (Bersih, Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera).

Menurut cerita, Tarakan berasal dari bahasa Tidung yaitu 'tarak' yang berarti bertemu dan 'ngakan' yang berarti makan. Dimana daerah  ini dulunya merupakan tempat persinggahan bagi nelayan untuk beristirahat makan, pertemuan sekaligus menjual hasil tangkapannya (saat itu yang berlaku adalah sistem barter).

2. Kota Samarinda

Kota Samarinda merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Timur. Kota yang dibelah oleh Sungai Mahakam ini memiliki semboyan sebagai kota TEPIAN (Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman).

Ada beberapa versi mengenai asal mula penamaan Samarinda. Versi yang pertama berdasarkan persamaan tinggi rumah rakit atau apung dari masyarakat Bugis Wajo yang ada di Samarinda Seberang. Karena tidak ada yang lebih tinggi antara rumah yang satu dengan rumah yang lainnya, maka dari itulah daerah tersebut dinamakan 'sama rendah'. Lambat laun, penyebutannya berubah menjadi Samarinda.

Versi yang kedua adalah berdasarkan dari daerah tepian Samarinda yang ketinggiannya kurang lebih sama dengan Sungai Mahakam. Ketika air pasang, maka sebagian daerah Samarinda tersebut akan tergenang air. Karena itulah, daerah dengan dataran rendah ini dinamakan Samarinda.

3. Kota Balikpapan

Balikpapan merupakan kota terbesar kedua di provinsi Kalimantan Timur. Kota ini juga dikenal sebagai Kota Minyak dan bumi Manuntung. Kota Balikpapan memiliki semboyan Beriman.

Asal mula penamaan Balikpapan bermula dari adanya permintaan papan dari Kerajaan Kutai. Namun dari 1.000 papan yang diberikan, ternyata dikembalikan lagi sebanyak 10 buah. Oleh karena itulah, daerah tempat pengembalian papan ini disebut Balikpapan.

Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa penamaan Balikpapan tidak terlepas dari kisah Suku Paser. Dimana saat itu ada seorang kakek yang bernama Kayun Kuleng dan nenek  yang bernama Papan Ayun. Oleh keturunannya, sepanjang daerah teluk Balikpapan dinamakan Kuleng-Papan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhurnya. Dalam bahasa Paser, kuleng memiliki arti balik. Karena itulah, lambat laun daerah tersebut dipanggil Balikpapan.

4. Kota Bontang

Masih berada di daerah Kalimantan Timur. Kali ini adalah Kota Bontang yang berada 120 kilometer dari Kota Samarinda. Kota  Bontang memiliki semboyan sebagai Kota Taman (Tertib, Aman, Mandiri, dan Nyaman).

Menurut cerita, kata Bontang merupakan akronim dari kata 'bond' yang berarti perkumpulan (bahasa Belanda) serta kata 'pendatang'. Dimana saat itu, daerah ini banyak dikunjungi oleh para pendatang dari berbagai suku bangsa. Mereka kemudian menetap dan membaur dengan penduduk asli setempat.

Salah satu pendatang tersebut adalah Aji Pao yang merupakan kerabat Kerajaan Kutai. Ia juga lah orang yang pertama kalinya menyebut daerah ini dengan nama Bontang.

Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa penamaan Bontang  dikarenakan masyarakatnya yang dulu sebelum berangkat berkerja selalu mengambil belanjaan dulu diwarung (nge-bon). Setelah mendapatkan hasil  dari pekerjaannya barulah mereka membayar. Kebanyakan yang melakukan hal tersebut adalah para nelayan yang pergi melaut.

Namun tidak sedikit pula dari mereka yang gagal mendapatkan penghasilan, dan akhirnya ambilan barang tersebut dimasukkan kedalam daftar hutang. Karena dari kata 'nge-bon' dan 'hutang' itulah, akhirnya diakronimkan menjadi Bontang.

5. Kota Banjarmasin

Banjarmasin merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Selatan. Kota yang dijuluki sebagai Kota Seribu Sungai ini memiliki semboyan Kayuh Baimbai yang berarti kayuh bersama-sama. Sesuai namanya, penduduk mayoritas dari Kota Banjarmasin adalah Suku Banjar.

Penamaan Banjarmasin tidak terlepas dari cerita Kerajaan Banjar. Sebelumnya, daerah ini bernama Banjarmasih. Penamaan tersebut diambil dari nama seorang patih pendiri Kerajaan Banjar, yaitu Patih Masih. Dari cerita tersebutlah, cikal bakal penamaan Kota Banjarmasin.

6. Kota Banjarbaru

Sama halnya Banjarmasin, Kota Banjarbaru juga terletak di provinsi Kalimantan Selatan. Sebelumnya status kota ini adalah kota administratif, hingga pada tahun 1999 barulah statusnya berubah menjadi kotamadya. Kota Banjarbaru memiliki semboyan sebagai Kota Idaman.

Asal mula nama Banjarbaru tentunya tidak terlepas dari awal mula terbentuknya kota tersebut. Kota ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Banjar. Karena itulah, kota ini dinamakan Kota Banjarbaru tanpa menghilangkan identitas kabupaten induknya.

7. Kota Palangka Raya

Kota Palangka Raya merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Tengah. Kota yang dicanangkan kedepannya menjadi ibu kota Indonesia ini memiliki semboyan Isen Mulang yang berarti pantang mundur.

Menurut cerita, asal mula nama Palangka Raya berasal dari kepercayaan masyarakat Dayak, bahwa nenek moyang mereka diturunkan dengan menggunakan wahana Palangka Bulau. Dimana palangka berarti tempat yang suci dan bulau yang berarti logam mulia atau emas. Sedangkan raya memiliki arti besar. Dengan demikian, Kota Palangka Raya memiliki makna sebagai kota yang suci dan besar.

8. Kota Pontianak

Selanjutnya adalah Kota Pontianak yang merupakan ibu kota dari Provinsi Kalimantan Barat. Kota yang dilalui oleh Sungai Kapuas dan Sungai Landak ini juga dijuluki sebagai Kota Khatulistiwa. Kota Pontianak memiliki semboyan sebagai Kota BERSINAR (Bersih, Sehat, Indah, Aman dan Ramah).

Dulu, daerah ini hanyalah merupakan hutan belantara. Hingga suatu saat, tibalah Syarif Abdurrahman Alqadrie beserta rombongannya disebuah persimpangan tiga sungai (Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas kecil, dan Sungai Landak) yang merupakan cikal bakal daerah berdirinya Kota Pontianak.

Melihat lokasinya yang strategis, timbullah niat Syarif Abdurrahman Alqadrie untuk menjadikan tempat tersebut sebagai pemukiman. Namun ketika ingin menghampirinya, Ia beserta rombongan malah diganggu oleh hantu kuntilanak. Hantu-hantu kuntilanak tersebut terdengar tertawa bahkan menangis diatas pohon-pohon.

Suyarif Abdurrahman pun memerintahkan kepada rombongannya untuk menembakkan meriaam. Mendengar tembakan meriam tersebut, membuat hantu kuntilanak yang ada diatas pohon terdiam dan langsung menghilang. Oleh karena itulah, asal mula penamaan Kota Pontianak berawal dari kisah tersebut, pohon dan kuntilanak.

Selain itu, ada juga yang menyebutkan bahwa kata Pontianak berasal dari pohon punti. Sebuah pohon yang tinggi, yang dulunya tumbuh didaerah tersebut.

9. Kota Singkawang

Kota Singkawang adalah sebuah kota yang terletak disebelah utara Provinsi Kalimantan Barat. Kota ini berjarak 145 kilometer dari Kota Pontianak. Kota Singkawang dijuluki sebagai Kota Amoi dan Kota Seribu Kelenteng. Selain itu, daerah ini juga dijuluki sebagai Hongkong-nya Borneo.

Dulunya, daerah ini hanyalah sebuah desa dibawah kekuasaan Kerajaan Sambas. Lambat laun, daerah ini semakin ramai disinggahi para pedagang dan penambang yang berasal dari negeri cina. Oleh etnis Tionghoa, tempat ini dipanggil San Kew Jong. Pemberian nama tersebut dikarenakan geografis Kota Singkawang yang berbatasan lansgsung dengan Laut Natuna, serta memiliki perbukitan dan sungai.

Selain itu, nama Kota Singkawang juga diyakini berasal dari tanaman tengkawang. Sejenis buah yang banyak terdapat dipulau Kalimantan.

Kurang lebih begitulah asal mula nama 9 kota yang ada di Pulau Kalimantan. Menjadi kota yang maju itu harus, tetapi janganlah pula sampai lupa pada kearifan lokal dan sejarahnya.


Baca juga:
7 Pulau di Kalbar yang Menarik Untuk Dikunjungi
Makan Saprahan Akbar di Kota Pontianak

Media Sosial yang digunakan:

1 comments so far

✨🌾 🌾 🌾
😏😏😏😏😏
😏😏😏😏😏😏😏
😏🕓🕓😏🕓🕓😏
😏🕓🎱😏🕓🎱😏
😏😏😏😏😏😏😏
😏😏😏✔😏😏😏
🌀😏😏😏😏😏🌀
😏🌀😏😏😏🌀😏👍
👉🌀🌀🌀🌀🌀🌀
🌀🌀🕐🌀🌀🌀🌀
🌀🌀🕐🕐🕐🌀🌀
🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀
🌀🌀🌀🌀🌀
👟 👟


EmoticonEmoticon