Saturday, May 7, 2022

Bakti Ramadhan di Dusun Pak Nungkat Desa Sekabuk

Ada banyak cara untuk saling berbagi. Jika tidak mampu dengan uang dan barang, maka sumbangkanlah tenaga untuk meringankan beban orang lain. Jika dengan tenaga pun masih tidak bisa, mungkin dengan kata-kata yang baik juga bisa memberikan manfaat bagi mereka. Lebih mantap lagi jika ketiga-tiganya bisa dilakukan.


Malam Penutupan Bakti Ramadan di Dusun Pak Nungkat


Suara tawa memenuhi langit masjid ketika sekelompok anak-anak pria menampilkan tarian. Didominasi pakaian berwarna hijau dan biru, tanjak merah yang terpasang dikepala serta kain yang terikat dipinggang, mereka menari mengikuti alunan lagu. Meskipun gerakannya kurang kompak, tetapi mampu mencuri perhatian kami. Yah namanya juga masih bocah, penuh dengan kepolosan dan selalu mengundang tawa.

Masjid Nurul Yakin, Dusun Pak Nungkat Desa Sekabuk Kecamatan Sadaniang adalah pilihan kami untuk mengadakan kegiatan Bakti Ramadhan yang ke XIX. Kegiatan bakti sosial dibulan yang penuh berkah ini dipelopori oleh Asrama Mahasiswa Kabupaten Mempawah. Agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun ini sempat terhenti selama dua tahun dikarenakan wabah covid yang sedang melanda. Alhamdulillah, untuk tahun ini bisa diadakan lagi.

Tidak hanya persembahan tarian para bocah yang jenaka, malam penutupan Bakti Ramadhan AMKM yang ke XIX ini juga dimeriahkan oleh penampilan anak-anak putri yang juga tidak kalah menarik. Diiringi musik arabian, mereka menari mengikuti alunan lagu.


Adanya Bakti Ramadhan ini diharapkan mampu menjadi ajang silaturrahmi terhadap masyarakat muslim yang ada di Kabupaten Mempawah. Terlebih, mungkin masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan dalam menegakkan syiar agama Islam di daerah-daerah. Apalagi Masjid Nurul Yaqin adalah satu-satunya masjid yang ada di Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah. 


Tidak hanya penampilan anak-anak, malam penutupan Bakti Ramadhan AMKM yang ke XIX juga diisi dengan acara pembagian hadiah dan kata sambutan oleh tokoh masyarakat setempat yang akan melepas kepergian kami. Sebenarnya masih ingin lama mengadakan kegitan disini, namun dikarenakan kawan-kawan lainnya masih sibuk dengan kuliah mengharuskan untuk segera pulang ke Pontianak.


Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama Bakti Ramadhan di Dusun Pak Nungkat Desa Sekabuk adalah tabligh akbar dan perlombaan untuk anak-anak. Seperti lomba wudhu, lomba adzan, lomba mewarnai kaligrafi dan yang lain-lainnya. Untuk ibu-ibunya juga diadakan pelatihan membuat kue lapis. Tidak hanya itu, kita juga mengadakan bakti sosial lainnya. Seperti pembagian sembako, pakaian layak pakai, mengecat masjid, membersihkan pemakaman dan yang lainnya.


Terimakasih kami ucapkan kepada masyarakat Desa Sekabuk, khususnya Dusun Pak Nungkat yang telah menyambut kedatangan kami dengan ramah tamah. Mengikuti kegiatan kami dengan antusias, memberikan kami ilmu dan pengalaman, serta menjamu kami saat sahur hari terakhir. Semoga lain waktu bisa bertemu kembali.

Tuesday, April 26, 2022

Saprahan di Yoookk Makan di Rumah


Kalau bicara saprahan, pasti kita akan teringat dengan kampung halaman, bukan? Duduk bersama keluarga diatas hamparan tikar pandan sambil mencicipi makanan. Meskipun menunya sederhana, namun dengan racikan tangan Emak semuanya terasa begitu nikmat. Apalagi kalau makannya di pondok ladang.

Jika di Pontianak, kira-kira hal semacam itu apakah bisa ditemukan?


Saprahan di Yoookk Makan di Rumah



Beralamatkan di Jl. Podomoro Gg. Nurcahaya No. 49 kami menyambangi sebuah restoran yang bernama Yoookk Makan di Rumah. Witz, dari pemilihan namanya saja sudah mengundang kita untuk datang atau mampir. Jadi, kalau berada disini anggap saja seperti rumah sendiri dan pesan sampai puas. Tapi osah lupa dibayar, ie...!


Sesuai namanya, konsep dari Yoookk Makan di Rumah adalah rumahan. Untuk areanya dibagi menjadi dua, yaitu outdorr dan indoor. Untuk yang senang duduk dikursi, maka bagian luar adalah pilihan yang tepat. Disini, selain bisa menikmati udara yang lebih segar namun juga bisa berfoto dengan ornamen-ornamen yang klasik.


Sedangkan dibagian dalam lebih ditujukan untuk anda yang senang lesehan. Kelebihan dari area ini kita bisa selonjoran kaki sambil bersandar. Tapi osah besandar di pintu kamar ie, karne biasenye yang punye rumah keluar masok. 


Biar duduk samakin santai, pihak restoran juga telah menyediakan matras duduk untuk setiap meja. Jadi yang punye gejale ambeyen, rematik atau pantat tempos osah risau datang kesini. Nak sambel bareng pon, sile...asal jangan belior! Dari area indoor pun kita bisa melihat bagaimana kesibukan juru masak yang ada di dapur.


Ada banyak menu yang ditawarkan Yoookk Makan di Rumah. Seperti berbagai menu saprahan, menu cobekan, aneka paket satuan, jenis menu ikan dan ayam, hingga menu ikan asin pun banyak pilihan. 


Melihat deretan menu yang betul-betul banyak membuat kami sedikit kewalahan untuk memilih. Maklum, ada banyak kepala dan ini merupakan kedatangan perdana. Esok lusa, mungkin akan lebih cepat memesannya.


Karena dari awal kami sepakat untuk makan saprahan, maka pilihan pun jatuh ke menu saprahan tampah sekaligus menu pendamping lainnya. Seperti hati petir, ceker balado, dan capcai seafood. Untuk minuman yang dipilih ada empon-empon, lemon tea, air serbat, cincau susu dan air mineral. Tidak lupa juga cemilan, pisang keju susu.


Kami pun memencet bel yang ada dipojok meja untuk memanggigil waiter. Tidak lama kemudian waitress datang dan membacakan kembali menu pesanan. "Untuk penyajian saprahan tampah menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam. Apakah bersedia menunggu, Bang? Untuk minuman empon-empon juga tersedia Bang. Mau diganti minuman apa?" Pelayan bertanya kepada kami.


Dengan alasan sudah lapar dikarenakan puasa satu harian, akhirnya kami mengganti menu saprahan dengan waktu yang lebih cepat saji. Yaitu saprahan ayam bakar. Begitu pula minuman yang tidak ada diganti dengan air mangga. Mangga atuh...


Saprahan itu berasal dari bahasa Melayu, yaitu saprah. Saprahan memiliki arti duduk berhampar atau lesehan, entah itu untuk menikmati makanan atau hanya sekedar membicarakan sesuatu. Meskipun saat ini, saprahan lebih diidentik dengan makan bersama diatas lantai.


Bentuk saprahan disetiap daerah tentunya berbeda-beda. Di Sambas dan Singkawang, saprahan dilakukan secara berkelompok yang biasanya terdiri dari enam orang. Sedangkan di Pontianak, Mempawah dan Kubu Raya, saprahan umumnya dilakukan memanjang.


Dari sekian menu, saya akan memberikan gambaran mengenai pihan apa saja yang ada pada menu saprahan di Yoook Makan di Rumah;

  • Saprahan Tradisional (nasi biasa/liwet, ayam goreng, ikan asin, tahu, sayur urap, sambal tempe goreng, kremesan, timun, cabe hijau dan sambal belacan.)
  • Saprahan Ayam Bakar (Nasi, ayam bakar, ikan asin, tahu, sayur urap, sambal tempe goreng, kremesan, timun, cabe hijau dan sambal belacan)
  • Saprahan Periuk (Nasi liwet teri petai, ayam goreng, tahu, tempe, lalapan dan sambal terasi.)
  • Saprahan Tampah (Nasi liwet, ayam panggang 1 ekor, sambal tempe, bakwan, kremesan, timun, ikan asin, sambal hati ampela, sate telur puyuh, sate usus, urap, lalapan dan sambal rebut.)
  • Saprahan Rumah Kite (Nasi, ikan gembong asin, cah kangkung, sambal belacan, kremesan, telur dadar, kerupuk mamang dan lalap timun.)
  • Saprahan Pelangi (Nasi, kerang dara asam manis, udang saos pelangi, kepah dimasak kemangi petir)


Saran buat anda yang ingin meikmati salah satu menu saprahan diatas, alangkah lebih baiknya pesan terlebih dahulu sebelum datang. Agar waktu yang digunakan untuk menunggu tidak terlalu lama. Pemesanan bisa melalui link yang telah disematkan di instagram @yoookkmakandirumah_


Karena posisi meja yang tak jauh dari dapur membuat kami bisa melihat bagaimana kesibukan juru masak meracik makanan. Gemericik bunyi saji yang berbaku hantam dengan kuali diatas perapian sesekali terdengar. Hingga aroma sedap yang membuat perut semakin lapar. Tak lama, menu utama pun masuk dengan beralaskan daun pisang.

Saprahan Ayam Bakar Yoookk Makan di Rumah



Menu Pendamping Yoookk Makan di Rumah



Untuk rasa pastinya tidak akan mengecewakan. Selain perpaduan bumbu dan rasa yang mantap betul, makanan yang disajikan pun masih terasa segar. Saking enaknya, kami malah tambah nasi lagi 3 porsi dan seporsi cah kangkung.


Daftar harga pesanan di Yoook Makan di Rumah:

  • Saprahan Ayam Bakar untuk 4 orang  Rp. 168.000
  • Cap Cai Seafood / porsi Rp. 35.000
  • Hati Petir Rp. 15.000
  • Ceker Balado Rp. 18.000
  • Cah Kangkung Rp. 10.000
  • Air Mangga Rp. 15.000
  • Air Serbat Rp. 8.000
  • Lemon Tea Rp. 8.000
  • Cincau Susu Rp. 10.000
  • Air mineral 600 ml Rp. 
  • Pisang Keju Susu Rp. 7.000
  • Nasi / porsi Rp. 3.500

Jadi, yang ingin menikmati kuliner khas Pontianak sekaligus juga dengan nuansa budayanya silahkan datang ke Yoookk Makan di Rumah. Tabe'...


Baca juga:



Sunday, April 24, 2022

Wisata Susur Sungai Kakap dengan Kapal Menarik

Mendengar nama Sungai Kakap, kira-kira apa yang muncul dibenak anda? Pastinya langsung kepikiran tentang salah satu spesies ikan, bukan? Benar saja, sesuai dengan sebutan tempatnya, Sungai Kakap merupakah salah satu sentra tempat penjualan ikan. Tidak hanya jenis kakap, disini juga bisa ditemukan berbagai hasil laut yang dijual dalam kondisi segar, bahkan ada yang masih hidup. Seperti macam-macam ikan laut, udang, cumi, kepiting, renjong dan belangkas. 


Kapal wisata Sungai Kakap bagian atas
"View sungai dan bagan"


Selain menawarkan hasil tangkapan laut yang masih segar, ternyata Sungai Kakap juga menawarkan wisata menarik bagi anda yang sedang bertandang disini. Yaitu menyusuri Sungai Kakap dengan menggunakan kapal kayu yang dibuat semenarik mungkin. 


Untuk menaiki kapal tersebut tentunya tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Hanya dengan harga 15.000 rupiah kita sudah bisa menikmati Wisata Susur Sungai Muara Kakap. Ada banyak hal yang bisa dilihat disaat kapal sedang berlayar, seperti aktivitas masyarakat tepian sungai, bagan-bagan dari bambu, hutan mangrove,  serta burung-burung khas tepi lautan. Saat tiba dimuara sungai, kokohnya bangunan Vihara Dharma Bhakti atau lebih dikenal dengan sebutan Klenteng Tengah Laut juga akan terlihat.


Dermaga dan kapal wisata Sungai Kakap


Kapal wisata Sungai Kakap bagian bawah


Kapal wisata Sungai Kakap
"View kapal nelayan bersandar"


Sungai Kakap saat senja


Selain itu, kita juga bisa mengabadikan momen dangan berbagai latar yang menarik. Seperti saat lalu-lalangnya kapal nelayan, bersandarnya kapal, menikmati sunset diatas kapal, hingga berbagai latar mural unik yang ada di dermaga dan kapal.


Bgaimana teman-teman? Menarik bukan! Untuk akses kesini tentunya sangat mudah dan cepat. Jika anda berangkat dari pusat Kota Pontianak, maka waktu yang dibutuhkan kurang lebih 35-40 meni untuk tibat. Tidak hanya wisata susur sungai muara kakap dan membeli ikan yang segar, disini anda juga bisa sekalian wisata kuliner.

Tuesday, April 19, 2022

Kado Terindah Bupati Mempawah

Suara arakan hadrah terdengar dari jauh. Ini tandanya rombongan yang ditunggu-tunggu akan segera hadir. Raut senyum bahagia pun tampak dari wajah masyarakat Parit Ambo' Pinang. Bagaimana tidak? Hampir 2 jam mereka menunggu orang nomor 1 di Kabupaten Mempawah. Berbagai spekulasi pun mulai bermunculan "apakah Ibu Bupati tidak jadi hadir?" atau "mungkin terjadi sesuatu dengan Ibu Bupati kami?"


Semua praduga itu lenyap disaat odong-odong dan rombongan tiba didepan masjid. Hei, Tapi tunggu dulu! Kenapa tidak ada sosok cantik yang duduk disana? Ah, mungkin beliau ada dibelakang, didalam mobil. Saya tetap berpikir positif.


Namun disaat semua rombongan sudah memasuki area masjid, tetap saja tidak ada sosok beliau. Pastinya kami semua pun kembali bertanya-tanya. Meskipun ada yang tidak mengutarakannya, namun terbesit didalam hati. Tapi bersyukurlah, disaat kata sambutan Bapak H. Ria Norsan, yang juga selaku wakil gubernur Kalbar mengatakan kalau Ibu Bupati lagi didalam perjalanan.


Hingga adzan maghrib berkumandang, sosok wanita yang ditunggu-tunggu tetap saja belum hadir. Rasanya ada yang kurang berbuka puasa tanpa beliau (mungkin sebelumnya sudah berpikir kalau bukbernya nanti akan bersama ibu Bupati Mempawah). Terlebih dari itu, kami semua telah bersyukur, meskipun akses ke kampung kami cukup jauh namun tetap saja dihadiri Pak Wagub Kalbar, Imam dari Madinah serta pejabat-pejabat daerah Mempawah.


Setelah isya, bagaikan surprise, kejutan, kado atau apalah sebutannya, salah satu rombongan Pemda Mempawah mengatakan akan ada kata sambutan Ibu Hj. Erlina. "Serius?" Saya bertanya dalam hati. Hingga akhirnya sosok itu muncul dari balik pintu dengan senyum khas ramahnya. Meskipun jamaah tidak bersorak keriangan ketika beliau hadir, namun rasa kebahagian tampak dari raut wajahnya.


Sosok yang ditunggu-tunggu telah tiba, berdiri disamping imam dari Madinah. Beliaulah orang nomor satu di Kabupaten Mempawah. Terlihat senyum riang diwajahnya dengan balutan kerudung ungu yang anggun. Saya tahu betul, begitu besar rasa senang beliau ketika bisa tiba disini.


Betul saja, disaat penyampaian kata sambutan, Ibu Bupati Mempawah mengatakan tidak menyangka  bisa hadir disini. Berjumpa dengan masyarakat Parit Ambo' Pinang. Bagaimana tidak? Sebelumnya jam 3 sore beliau masih ada di Jakarta karena ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan. 


Bisa dibayangkan bagaimana sibuk dan lelahnya beliau?


"Saya sangat terharu bisa sampai disini, menepati janji saya. Dan semua ini tentunya karena izin Allah." Tutur ibu Hj. Erlina. Kurang lebih begitulah kata-kata yang disampaikan beliau dihadapan jamaah tarawih.


Saya pribadi juga merasa salut dan bangga atas perjuangan beliau untuk hadir, berjumpa dengan masyarakatnya. Disela itu juga ibu Bupati Mempawah sempat bercanda pada pada Bapak H. Ria Norsan yang juga merupakan suami beliau. 


"Selama Ramadhan baru kali ini saya melihat Bapak secara dekat." Tutur Ibu Hj. Erlina yang disertai suara tawa para jamaah.


Selain rasa senang, haru, dan juga ada guyonan, ibu Bupati Mempawah juga berpesan. Ada tiga hal yang masih rahasia; pertama adalah kapan kita mati, dimana kita mati dan apa penyebab kita mati (kalau salah tolong kasi tahu). Oleh karena itu kita semua harus semangat dalam beribadah. Tak hanya itu, ibu Hj. Erlina juga berharap agar semua elemen masyarakat bisa saling berkerjasama untuk membangun Kabupaten Mempawah. Asshhiap Buk!


Sumber: @erlinarianorsan


Kebersamaan dengan orang nomor satu di Kabupaten Mempawah tidak hanya sampai di tarawih saja. Berbagai kegiatan masih dilakukan, seperti tadarusan, sharing bersama, bahkan beliau dan sebagian rombongan menginap dirumah warga. Kemudian dilanjutkan dengan sahur bersama dan subuh berjamaah.


Sosok yang ramah, merangkul, mengasihi dan membina itulah yang ada pada sosok beliau, orang nomor satu di Kabupaten Mempawah. Baginya, tidak ada kata "jarak" antara orang yang kaya dan yang miskin, yang punya jabatan dan yang tidak punya jabatan. Beliau duduk bersama diatas lantai yang sama, juga duduk berbaur diantara ibu-ibu dapur.


Saya pribadi dan juga mewakili masyarakat parit Ambo' Pinang mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Ibu Bupati Mempawah, Bapak Wakil Gubernur Kalbar dan para rombongan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu-persatu telah sudi bertandang didaerah kami. Semoga amal bapak-ibu semua dilipatgandakan oleh Allah SWT. 


Terimakasih juga atas bantuan untuk masjid serta telah sudi menginap dikampung kami, meskipun AC yang ada dirumah warga tidak bisa menyejukkan ruangan. (AC / ase dalam bahasa Bugis artinya padi). Kehadiran Ibu berserta rombongan adalah kado terindah bagi kami.


Tabe'

Saturday, April 16, 2022

Pengalaman Menginap di Hotel Wisata Nusantara Mempawah

Ditulisan sebelumnya, saya telah membahas tentang tempat Wisata di Mempawah yang saya kunjungi hanya dalam satu hari. Maka untuk tulisan kali ini, saya akan membahas mengenai tempat menginap selama berada  di Bumi Galaherang: Wisata Nusantara Hotel, Resort & Playground.


Hotel Wisata Nusantara Mempawah Tampak dari Belakang


Hotel Wisata Nusantara Mempawah beralamatkan dijalan Gusti Sulung Lelanang, Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Tempatnya tidak jauh dari objek wisata Mangrove Park. Jika dari arah Pontianak, maka lokasinya berada disebelah kiri, persis  setelah Restoran Galaherang.


Karena merupakan hotel budget di kota kecil, tentunya fasilitas yang disediakan tidak sama dengan hotel-hotel berbintang dikota besar. Meskipun begitu, fasilitas dan pelayanan sudah cukup memadai.


Lobi Hotel Wisata Nusantara Mempawah


Lobi Hotel Wisata Nusantara Mempawah


Area lobi ditata dengan sofa berwarna merah. Selain itu disini juga tersedia minuman dingin dan buku-buku yang bisa digunakan tamu untuk dibaca.


Karena hanya dua lantai, untuk akses ke kamar penginapan hanya ada satu cara, yaitu menaiki anak tangga. Selain itu, disini juga tidak ada yang namanya "smart card", alias pintu kamar dibuka dengan kunci biasa.


Kamar Hotel Wisata Nusantar Mempawah


Kamar Hotel Wisata Nusantara Mempawah

Karena merupakan hotel budget, tentunya pihak Hotel Wisata Nusantara tidak menyediakan welcome drink khusus, coffe and tea maker, atau complimentary snack. Terlepas dari itu, fasilitas yang disediakan sudah cukup lengkap.


Fasilitas kamar Hotel Wisata Nusantara Mempawah:

  • Working area
  • Hanging corner
  • TV
  • AC
  • Hot shower
  • Basic toiletries (sabun dan handuk)
  • Air mineral


Yang paling saya suka dari kamarnya adalah menghadap kearah taman. Tidak hanya itu, kamar yang saya tempati juga langsung berhadapan dengan laut lepas. Jadi tidak perlu menghidupkan AC untuk mendapatkan udara yang segar. Tinggal langsung buka jendelanya saja.


Restoran Hotel Wisata Nusantara Mempawah


Restoran Hotel Wisata Nusantara Mempawah

Untuk tamu, tentunya telah disediakan sarapan secara gratis. Untuk menu sarapan, hanya disediakan satu jenis makanan setiap harinya.


Taman Hotel Wisata Nusantara Mempawah
yang Menghadap ke Laut Lepas


Spot Foto dengan Pemandangan Pulau Penibung

Sesuai namanya "Wisata Nusantara Hotel, Resort & Playground", tentunya hotel yang satu ini tidak hanya menyediakan penginapan, namun sekaligus juga tempat rekreasi untuk keluarga. Tapi sayang, banyak wahana permainanan yang sudah tidak dioperasikan lagi.


Tabe'...


Sunday, December 12, 2021

Seharian Keliling Mempawah Gak Bakalan Cukup

Tabek... Ada kaki


Mempawah, merupakan salah satu wilayah yang ada di provinsi Kalimantan Barat. Dibandingkan dengan kabupaten lainnya, daerah yang dijuluki Bumi Galaherang ini memiliki wilayah yang lebih kecil. Hal ini dikarenakan Mempawah telah mengalami dua kali pemekaran, yaitu Kabupaten Landak dan Kabupaten Kubu Raya.


Meskipun begitu, mempawah tetap memiliki budaya yang sangat beragam dan menarik. Tak luput pula destinasi wisata alam dan aneka kuliner yang siap menggoyang lidah penikmatnya.


Tidak percaya? Berikut akan saya ceritakan mengenai perjalanan selama sehari di Mempawah. Itu pun di kotanya, belum ke pelosoknya.


Berawal dari acara nikahan teman. Rasanya kurang afdol juga, kalau sudang datang kesini tidak menyempatkan diri untuk mampir ke tempat yang lain. Kate orang Mempawah tu "ngander, sambel nengok anak dare". Yah, minimal singgah ngopi di cafe-cafe yang sekarang sudah menjamur di Kota Mempawah.


1. Pantai Tanjung Burung


Setelah makan dan tak lupak besolok, kami pun langsung bergegas ke Pantai Tanjung Burung. Destinasi wisata yang satu ini  terletak di Kecamatan Mempawah hilir, tepatnya di Kelurahan Tanjung.


Untuk setiap pengunjung, masing-masing akan dikenakan biaya masuk sebesar 3.000 rupiah. Sedangkan kendaran bermotor akan dikenakan biaya parkir 1.000 rupiah dan mobil 2.000 rupiah. dijamin, anda tidak bakalan merogoh kocek yang dalam.



Pantai Tanjung Burung ini bisa dikatakan sebagai adiknya Pantai Kijing (Iya, saya tahu kalau tempat tersebut sudah almarhum). Buat kamu yang biasanya ke pantai suka sekalian nyebur, saya rasa tempat ini bukanlah pilihan. Hal ini dikarenakan kondisi bibir pantainya yang lebih ke lumpur. Bahkan disaat saya datang, sebagian wilayahnya ada yang sudah abrasi parah.


Lalu ngapain saja ke Pantai Tanjung Burung? Yang pastinya duduk-duduk santai sambil menikmati panorama lautan dan matahari terbenam. Lalu cuci-cuci mata pakai air asin, biar radiasi gedget dimata hilang. Hehe...


Selain itu, kita juga bisa jalan-jalan diatas jembatan yang sangat menguji adrenali. Salah langkah, bisa langsung kedunia lain. Sebelumnya jembatan tersebut bagus, namun dikarenakan serangan negara air membuat separuhnya roboh. Semoga segera ada perbaikan.


2. Masjid Agung Al-Falah


Berhubung sudah memasuki waktu maghrib, kami pun langsung bergegas ke Masjid Agung Al-Falah Mempawah (padahal pantainya sudah tutup). Ada banyak masjid yang dilewati, namun karena nawaitu ingin ibadahnya disini, akhirnya harus diturutin. Alhasil, kami ketinggalan sholat. Astagfirullah...


Sumber: @hery.asik


Masjid Agung Al-Falah terletak di Jalan Raden Kusno dan masih masuk kedalam wilayah Kecamatan Mempawah Hilir. Dari Pantai Burung untuk sampai kesini membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit. Masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Mempawah ini baru diresmikan beberapa minggu yang lalu, tepatnya pada tanggal 26 November 2021. 


Karena keindahannya, banyak masyarakat yang menyempatkan diri untuk berfoto ria. Apalagi disaat malam hari, Masjid Agung Alfalah Mempawah tampak begitu elok dengan dengan air mancur warna-warni.


3. Nasi Goreng Meletop Mempawah


Setelah kebutuhan rohani terpenuhi, rasanya kurang adil kalau kebutuhan jasmani tidak dipenuhi. Nah, kalau tentang kampung tengah tentunya Kabupaten Mempawah tidak akan kalah dengan daerah yang lain. Ada banyak spot kuliner yang bertebaran disetiap penjuru jalannya.


Sumber: @nasigorengmeletop


Salah satunya adalah nasi goreng meletop. Mendengar namanya saja sudah bikin  ngiler. Daeng tidak bisa bayangin pada saat suapan pertama nasing gorengnya meletop (meletup) didalam mulut. Wokwokwok...


Entah kenapa dinamakan demikian. Namun menurut penuturan teman, itu dikarenalan adanya potongan-potongan cabe rawit yang siap membuat anda kepedasan. Tapi tenang saja, bagi anda yang gak suka pedas bisa pesan tanpa cabe. Level pedasnya tergantung selera.


Untuk anda yang ingin mencobanya silahkan datang ke Jalan Gusti M. Taufik, Kelurahan Terusan Kecamatan Mempawah Hilir. Tepatnya berada didepan wisma Chandramidi atau eks kantor DPRD. Saya yakin, anda pasti akan ketagihan.


4. Rumah Makan & Cafe K-Tamb


Karena malam semakin larut, saatnya untuk mencari tempat nongkrong. Ada banyak pilihan untuk bersantai di Kota Mempawah, salah satunya adalah Rumah Makan & Cafe K-Tamb. Tidak hanya menyajikan makanan berat, disini juga menyediakan berbagai makanan ringan dan aneka minuman.


Sumber: @wktamb179


Untuk lokasinya masih satu deretan dengan Nasi Goreng Meletop mempawah.  Disini, untuk area nongkrongnya ada yang indoor dan outdoor. Jadi tinggal dipilih saja sesuai kesukaanmu. Tapi kalau anda datang saat malam, saya saranin untuk yg diluar saja. Supaya apa? Supaya suasana ngumpulnya itu lebih berasa dan jarak pandang pun tidak tersekat oleh dinding. 


Untuk anda yang masih bingung mau pesan apa, saya saranin untuk mencoba dulu kopi susu gula aren dan pisang goreng crispy yang rasa tiramisu. Tapi coba saja dilihat list menunya. O iya, kata teman disini biasanya juga ada life music.


Nah, itulah tempat-tempat menarik di Mempawah yang berhasil kami kunjungi hari ini. Satu hari berada disini rasanya kurang cukup, karena masih banyak tempat menarik lainnya yang belum didatangi. Untuk tulisan disini pun saya buat sesingkat mungkin dan akan saya tulis ulang secara rinci diartikel lain. Semoga saja bisa rajin nulisnya. Tabek...


Tuesday, July 13, 2021

Sahabat Pun Bisa Sombong

Mobil-mobil mewah terparkir rapi dihalaman kampus. Satu persatu orang, dengan pakaian jas dan sepatu yang mengkilat melenggang masuk kedalam gedung. Saya yang saat itu sedang memarkir motor hanya bisa melongo, menyaksikan begitu banyak para alumni yang datang.

Malam Persahabatan. Ia, begitulah nama acaranya yang tercetak tebal dalam undangan. Pada malam ini, kami semua sengaja diundang untuk mempererat tali sliturrahmi antar para alumni, dosen dan mahasiswa.

Saya yang baru datang, melirik ke kanan-kiri berharap ada teman satu angkatan yang datang. Tapi sepertinya tidak. Orang-orang yang ketemui disepanjang lorong begitu asing, tak ada satu pun yang dikenal. Saya pun memutuskan untuk segera masuk kedalam gedung. Berharap ada mereka disana.

Do'a dikabulkan. Dipojok kanan gedung ramai teman seangkatan yang sedang minum. Mereka tampak gembira. Sesekali terdengar tawa besar. Tanpa buang waktu, saya pun langsung menghampirinya.

"Hai semuanya, apa kabar?" Sebuah kata pembukaan ketika tiba.

Sontak mereka terdiam. Kerumunan yang tadinya penuh canda tawa kini menjadi hening. Mereka saling melirik, seakan-akan sedang bertanya 'siapa yang barusan datang? Orang mana?' Bahkan salah satu diantaranya menatapku dengan wajah yang angkuh. 

Tersadar, ternyata karena penampilanlah yang membuat diri saya tidak dihiraukan. Dibandingkan dengan mereka, pakaian yang saya gunakan hanya sederhana, tidak sebanding dengan yang mereka gunakan. Apalagi mereka semua menggunakan mobil mewah. 

Saya pun menjulurkan tangan, berharap ada sedikit senyum diwajah mereka. Dan ternyata saya salah. Membalas salaman saja ogah-ogahan, apakan lagi mau senyuman. Tidak hanya itu, saya juga selalu dicuekkan ketika mengobrol. 

Meskipun suasananya sungguh tidak nyaman, namun saya berusaha untuk menikmatinya. Disaat mereka tertawa, saya pun ikut tertawa. Walaupun itu sungguh dipaksakan dan menyakitkan. 

Disaat ingin memutuskan untuk pergi, tiba-tiba didepan pintu gedung terlihat para sahabat. Dia adalah Jek,  Andi, Japo dan Feri. Dibandingkan yang lain, mereka adalah sahabat terdekat. Bagaimana tidak, hampir semua kegiatan perkuliahan dilakukan sama mereka. Belum lagi liburan.

"Apa kabar kalian?" Saya langsung menyapa disaat mereka tiba.

Mereka hanya diam, dan memandang dengan begitu sombong. Jabat tangan yang yang saya ulurkan pun tidak dihiraukan. Malah mereka berlalu begitu saja.

"Ada apa dengan kalian? Mengapa kalian semuanya menjadi sombong!" Saya berteriak.

Acara yang saya anggap sebagai malam persahabatan ternyata hanyalah ajang kesombongan. Saya pun berlari meninggalkan gedung tersebut.

Disaat yang bersamaan, suara ayam berkokok terdengar begitu jelas. Saya pun terbangun dari tidur. Ternyata kejadian semalam hanyalah mimpi. Alhamdulillah...


Liburan saat koliah


Foto diatas hanya pemanis. Saya yakin, sesukses apa pun, mereka tidak akan sombong.