Saturday, December 14, 2019

Obat Alami Untuk Menyembuhkan Diare



Terserang diare memang sangat mengganggu. Selain perut yang terasa mulas dan tidak bersahabat, kita juga diharuskan untuk bolak-balik menuju kamar mandi. Tidak hanya itu, kebanyakan membuang air juga membuat tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga

Saya  sebelumnya punya pengalaman terkena penyakit diare. Saat itu merupakan momen lebaran idul fitri, dimana semua orang berbahagia dan berkumpul dengan sanak keluarga. Namun berbeda dengan saya yang hanya terbaring lesu sambil menahan rasa sakit. Mana besoknya ada janjian dengan teman untuk lebaran keliling bersama-sama.

Obat generik diare yang dibeli di warung sudah diminum. Namun tetap saja tidak ada perubahan. Saat itu saya berfikir, mungkin ini sudah takdir Tuhan untuk menjalani lebaran dengan sebuah cobaan. Dan pastinya juga, rencana jalan-jalan bareng teman tentunya akan gatot. Gagal Total.

Ketika sakit dirumah, tentunya selalu ada sosok malaikat tanpa sayap yang selalu mencemaskan keadaan kita. Ya, dialah ibu. Saat itu Emak (saya memanggilnya begitu) menyarankan untuk segera dibawa ke klinik kesehatan yang ada di kota kecamatan. 

Namun saya menolaknya. Selain karena memikirkan biaya yang akan dikeluarkan, tetapi juga jarak yang ditempuh jauh. Belum lagi keadaan jalanan yang berlubang-lubang. Bisa-bisa keduluan keluar dicelana sebelum tiba di klinik kesehatan.

Emak pun tidak tinggal diam. Ia lantas menyuruh adik untuk meminta sawo muda  kerumah tetangga. Barulah kemudian diracik menjadi obat tradisional untuk diare.

"Coba diminum airnya." Emak menyuruh sambil menyodorkan sebuah gelas dengan air yang berwarna agak coklat.

Tanpa banyak tanya, saya pun langsung meminum dan menghabiskannya. Itu adalah air sawo muda yang dipinta ketetangga tadi. Untuk rasanya jangan ditanya lagi, pastinya pahit. Tapi setidaknya ini adalah obat herbal untuk diare yang tidak memiliki efek samping.

Setelah meminum air perasan sawo tadi, Emak kembali menyodorkan sebuah piring kecil. Itu merupakan ampas sawo yang harus ditempelkan ke perut. Lagi-lagi tanpa bertanya, saya langsung melaksanakan tugas tersebut. Dari pada harus dibawa ke klinik kesehatan yang jauh nun disana.

Setelah meminum resep tersebut, alhamdulillah rasa sakit diare perlahan-lahan mulai hilang. Tidak lagi bolak-balik ke kamar mandi. Hanya tubuh saja yang masih lemas, tidak bertenaga. Hari esoknya saya sudah sehat dan bisa ikut lebaran keliling bersama teman-teman.

Sebenarnya obat herbal disekitar kita itu sangat banyak. Hanya karena kita saja yang inginnya lebih instan, tidak mau usaha dan sedikit bersabar. Oh iya, obat herbal yang satu ini juga ampuh untuk teman-teman yang tinja atau kotorannya bercampur darah.

Buat teman-teman yang sedang mengalami diare dan butuh obat herbal segera mungkin tentunya tidak perlu panik. Karena untuk membuat obat diare diatas sangat gampang. 

Siapkan 2 buah sawo muda yang berukuran sedang. Parut semua sawo muda tersebut, baru kemudian diperas untuk diambil airnya. Lalu tambahkan sedikit garam pada perasan airnya. Air tersebut lalu diminum dan ampasnya ditempelkan ke perut.

Bagaimana? Mudahkan! Selamat mencoba.

Thursday, December 12, 2019

10 Destinasi Wisata Kalimantan Barat Yang Menarik

Merupakan provinsi yang terluas ke-empat di Indonesia, tentunya Kalimantan Barat kaya akan alamnya. Alam yang indah dengan bentangan hutan yang hijau menjadikan tempat tersebut sebagai paru-parunya dunia. Berbagai jenis satwa dan flora bisa ditemukan dalam hutan tropis yang sungguh lebat.

Banyak air terjun yang juga tak kalah megahnya dengan diluar sana. Bukit-bukit yang kokoh dengan tebing yang curam menjadi pemandangan yang menarik untuk dieksplor. Sungai-sungai yang meliuk dan bercabang, memberi daya tarik untuk disusuri.

Meskipun sebagian besar wilayahnya merupakan daratan, namun bukan berarti Kalimantan Barat miskin akan keindahan pantainya. Banyak pantai-pantai menarik yang dapat dikunjungi ketika datang disini. Gugusan pulau dan keindahan bawah laut juga menjadi daya tarik untuk melakukan diving atau hanya sekedar berlibur.

Untuk budaya jangan diragukan, Kalimantan Barat pasti juaranya. Ada banyak budaya yang bisa dinikmati disini. Budaya-budaya tersebut masih terpelihara sangat baik dan hidup rukun berdampingan tanpa mengkesampingkan. Tidak hanya itu, Kalimantan Barat juga memiliki sejarah menarik yang untuk diketahui.

Tanpa basa-basi lagi, berikut 10 destinasi wisata menarik yang ada di Kalimantan barat.

1. Tugu Khatulistiwa

@khatulistiwapark.official

Destiansi wisata pertama yang harus anda kunjungi adalah Tugu Khatulistiwa. Tugu Khatulistiwa merupakan monumen yang dibangun oleh para ekspedisi geografi berkebangsaan Belanda, untuk menentukan titik nol derajat atau yang biasa disebut garis ekuator.

Tugu Khatulistiwa ini terletak di Kota Pontianak, sebuah kota yang sering dijuluki sebagai Kota Khatulistiwa. Banyak hal menarik yang bisa anda lakukan disini. Seperti mendirikan telur, menyaksikan hari tanpa bayangan, menikmati keindahan Sungai Kapuas dan yang tak ketinggalan adalah menyantap kuliner khas Pontianak.

Untuk datang kesini disarankan pada tanggal 21-23 Maret atau 21-23 September. Karena pada saat tersebut akan diadakan Festival Kulminasi Matahari Pontianak atau hari tanpa bayangan. Pada saat tersebut akan banyak parade budaya yang akan ditampilkan.

2. Riam Mananggar

@zoeljuliansyah
Seperti yang saya katakan sebelumnya, Kalimantan Barat itu sangat kaya akan alamnya. Salah satu buktinya adalah Riam Mananggar. Riam merupakan sebutan masyarakat Kalbar yang memiliki arti air terjun.

Riam Mananggar berada di Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. Riam Mananggar ini sering disebut sebagai Niagara-nya Kalbar, karena memiliki bentuk yang hampir sama. Hanya saja ukurannya lebih kecil dibandingkan yang ada di Amerika Serikat. Air terjun Mananggar ini memiliki ketingggian nencapai 60 meter.

Tidak hanya Riam Mananggar, di Kabupaten landak ini juga banyak terdapat air terjun lainnya. Seperti Riam Dait, Riam Tikalong, Riam Setegung dan yang lainnya. Masing-masing air terjun tersebut memiliki keindahan tersendiri.

Bagaimana? Tertarik untuk mengunjunginya? Saran saya jika ingin datang kesini lebih baik disaat bertepatan dengan Gawai Dayak atau yang lebih dikenal dengan Naik Dango. Pada saat tersebut banyak ditampilkan kesenian dan budaya dari masyarakat Dayak.

3. Riam Dait

@amazingborneo.id

Masih berada di Kabupaten Landak. Kali ini destinasi wisata menarik yang wajib dijadikan list tujuan teman-teman ketika liburan adalah Riam Dait.

Air terjun yang satu ini memiliki keunikan tersendiri. Yaitu memiliki  tujuh tingkatan. Jadi buat anda yang memiliki jiwa petualang, tempat tersebut merupakan tempat yang tepat untuk menguji adrenalin.

4. Danau Sentarum

@muhammadvalentholic

Danau Sentarum adalah salah satu destinasi wisata Kalimantan Barat yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Untuk sampai disini setidaknya memerlukan waktu kurang lebih 14 jam dari Kota Pontianak. Tapi tenang sobat, rasa lelah anda selama perjalanan akan terbayarkan ketika sampai disini.

Danau sentarum akan dipenuhi air ketika musim hujan tiba. Sebaliknya, jika musim kemarau tiba maka airnya akan mengering hingga 80%. Di Danau Sentarum ini juga terdapat ikan yang dibanggakan oleh masyarakat Kalbar. Yaitu ikan arwana atau juga dikenal sebagai siluk merah. Selain itu, dihutan lebat sekitar Danau Sentarum juga banyak terdapat lebah hutan yang merupakan penghasil madu.

Untuk keindahan alamnya jangan diragukan lagi. Pastinya sangat menarik. Dari atas bukit kita bisa melihat bagaimana eloknya perpaduan Danau Sentarum dan hijaunya hutan yang lebat. Selain itu, kita juga bisa menyusurinya dengan menggunakan transportasi air tradisional masyarakat setempat. Kalau mau, bisa juga ikut pendudk setempat untuk menangkap okan atau memanen madu dihutan.

Jika ingin datang kesini lebih baik bertepatan dengan Festival Danau Sentarum yang biasanya diadakan pada bulan oktober. Pada festival tersebut kita bisa menyaksikan berbagai atraksi budaya dan sajian kuliner setempat

5. Bukit Kelam

@tatajuwit

Jika anda berkunjung ke Kalimantan Barat, jangan lupa untuk sekalian mampir ke tempat yang satu ini. Orang-orang memanggilnya Bukit Kelam. Sebongkah batu monolit yang memiliki ukuran besar

Bukit kelam saat ini semakin digadang-gadangkan sebagai salah satu ikon wisata di Kalimantan Barat. Destinasi wisata yang terletak di Kabupaten Sintang ini tidak hanya didatangi wisatawan dalam negeri saja, tetapi juga dari mancanegara. Para bule yang datang tersebut kebanyakan untuk melakukan riset.

Keindahan bukit kelam tidak hanya didepan mata saja. Saat ini juga telah disediakan tangga yang akan mempermudah disaat mendaki. Dari atas puncak, anda bisa melihat bagaimana keindahan Kota Sintang dan hijaunya hamparan pepohonan.

6. Mangrove Park Mempawah

@rikykurniawann

Merupakan daerah pantai, membuat wilayah pesisir Kabupaten Mempawah ini semakin abrasi. Jalan yang dulunya jauh dari bibir pantai, sekarang sudah mepet beberapa meter lagi. Oleh karena itulah, banyak pemerhati lingkungan yang prihatin akan masalah tersebut.

Usut punya usut, ternyata salah satu penyebab abrasi pantai yang semakin pesat dikarenakan semakin berkurangya pohon mangrove. Padahal pohon-pohon tersebut memiliki fungsi sebagai pemecah ombak sebelum menyentuh daratan pesisir.

Hal tersebut menggerakkan hati penggiat lingkungan, Raja Fajar Azansyah dan rekan-rekan. Saat itu, mereka mulai menanam pohon mangrove di pesisir Mempawah Hilir. Atas usaha dan semangat beliau, perlahan-lahan mangrove tersebut tumbuh membesar dan menjadi deretan pohon yang hijau.

Keberhasilan beliau dan rekan-rekan mendapatkan apresiasi dan banyak dicontohi daerah yang lain. Sekarang tempat yang satu ini tidak hanya sebagai pencegah abrasi, melainkan juga menjadi tujuan wisata. Untuk sampai kesini kurang lebih waktu 2 jam perjalanan dari Kota Pontianak.

Jika ingin datang kesini sebaiknya bertepatan dengan Festival Robo'-Robo'. Karena pada saat tersebut akan ada penampilan budaya dan perlombaan tradisional. Kini Mangrove Park Mempawah Semakin bersolek dan semakin ramai dikunjungi.

7. Bukit Rindu Alam

@linawaty_lin

Menghabiskan waktu untuk duduk bersantai sambil menikmati panorama alam dari atas ketinggian memang memberikan ketenangan. Ayo siapa yang setuju dengan kata-kata tersebut? Kalau setuju maka destinasi yang satu ini sangat cocok untuk anda.

Bukit Rindu Alam. Begitulah orang-orang memanggilnya. Katanya, kalau kita sudah pernah datang kesini maka ingin kembali lagi.

Lokasi destinasi wisata Kalimantan Barat yang satu ini berada di Kota Singkawang, 142 kilometer dari Pontianak. Bukit Rindu Alam menyajikan panorama alam yang indah. Dari atas sini kita bisa melihat landscape Kota Singkawang, bibir pantai yang memanjang dan ombak yang berkejaran.

Tidak jauh dari Bukit Rindu Alam, juga ada tempat wisata lainnya. Seperti Pantai Pasir Panjang, Pantai Tanjung Bajau dan Sinka Island Park. Selain itu ada juga Pulau Simping yang merupakan pulau terkecil didunia. Untuk datang kesini disarankan pada saat Cap Go Meh. Selain anda bisa menikmati keindahan alamnya, anda juga bisa menikmati keindaham budayanya.

8. Pulau Lemukutan

@jm_din

Setelah bermain di air terjun dan pantai, kali ini saya akan mengajak anda untuk menyeberang ke sebuah pulau. Pulau ini sangat eksotis dan masih asri. Meskipun pulau ini berpenduduk, namun kebersihan dan keindahan pulau masih tetap terjaga.

Pulau ini bernama Lemukutan. Terletak di Kabupaten Bengkayang, 113 kilometer dari Kota Pontianak. Berada diantara Kabupaten Mempawah dan Kota Singkawang.

Selain keindahn pantainya, pulau ini juga memiliki surga bawah laut yang menawan. Beragam jenis terumbu karang dan ikan bisa ditemukan disini. Selain itu, disini juga mudah dijumpai penyu yang sedang berenang.



9. Pantai Temajuk

@trsandi

Pantai Temajuk merupakan salah satu pantai eksotis yang ada di Kalimantan Barat. Pantai ini terletak di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Jarak perjalanan yang ditempuh kurang lebih 403 kilometer atau waktu tempuh kurang lebih 8 jam. Hmm, bagaimana?

Meskipun jauh, namun keindahan alam yang didapat setimpal dengan perjuangan yang dikeluarkan. Selain keindahan pantainya yang mempesona, disini juga anda bisa melihat bagaimana penangkaran penyu. Dan jika beruntung, anda akan melihat bagaimana anak penyu berlarian menuju kelautan.

Tidak jauh dari Pantai Temajuk, anda juga bisa sekalian bertandang ketempat wisata tetangga. Jaraknya tidak jauh dan untuk masuk kesana pun tidak susah.

10. Makam Juang Mandor

Add caption

Air terjun sudah. Bukit sudah. Pantai sudah. Pulau sudah. Nah kali ini mungkin teman-teman butuh tempat wisata bersejarah yang mengedukasi. Untuk wisata tersebut, Kalimantan Barat juga punya.

Ada banyak tempat bersejarah yang ada di Kalimantan Barat, salah satunya adalah Makam Juang Mandor. Situs yang sangat bersejarah ini terletak di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Untuk sampai kesini anda harus menempuh jarak 94 kilometer atau waktu kurang lebih 2 jam.

Makam Juang Mandor menyimpan kisah yang sangat memilukan. Disinilah, kurang lebih 21.037 orang dibantai oleh para tentara Jepang. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai tragedi Mandor Berdarah atau peristiwa Mandor.

Dikomplek Makam Juang Mandor ini setidaknya terdapat 10 makam. Dimana makam 1 sampai 9 merupakan makam rakyat biasa dan makam 10 meruoakan makam raja-raja dan orang yang berpengaruh di Kakimantan Barat.

Pada depan Makam Juang Mandor ini juga terdapat dinding beton yang berlapiskan marmer dan relief di kiri kanannya. Rekief ini menggambarkan bagaimana kekejaman tentara Jepang membunuh dengan senjatanya.

Itulah 10 destinasi wisata Kalimantan Barat yang menarik untuk dikunjungi. Sebenarnya masih banyak lagi tempat wisata menarik yang belum disebut disini. Sengaja, biar teman-teman penasaran dan segera berkunjung ke Kalimantan Barat.

Wednesday, December 11, 2019

Iklan AdSense di Blog Tidak Tampil


Setelah lama vakum dari dunia blogger, akhirnya saya iseng-iseng untuk melihat keadaan blog saya. Kira-kira seperti apa setelah lama tidak diisi konten? Saya pun mulai  membukanya melalui android dan hasilnya sungguh mengejutkan. 

Bukan! Bukan jumlah pengunjung blognya yang semakin bertambah. Melainkan malah sebaliknya. Jumlah trafik mengunjung turun drastis, lebih dari separuhnya. Menjadi mahasiswa akhir dan belum lagi ditambah masalah pribadi membuat saya benar-benar lupa untuk merawat yang satu ini.

Tidak hanya sampai disitu, saya juga mulai merambah ke yang lain. Mulailah mencoba untuk membuka bagian penghasilan, berharap recehan yang ada disaldo semakin bertambah. Namun ternyata, apa yang dibayangkan tidak sesuai dengan kenyataan. Hasilnya nol besar. Tidak ada penambahan sedikit rupiah pun dari bulan-bulan yang kemarin.

Dibagian atas layar ada sebuah pemberitahuan yang berwarna merah. 'Unit iklan anda tidak menampilkan iklan karena identitas anda gagal di verifikasi. Saat itu, detak jantung jantung saya mulai sedikit mengencang. Seperti boomerang yang mau perang. Hehe.

Tapi serius, melihat peringatan tersebut membuat saya menjadi panik. Apakan lagi saya adalah seorang blogger pemula yang sangat kekurangan dalam pengetahuan tersebut. Saya ingin langsung memverifikasi, tapi takut melakukan kesalahan. Pokoknya saat itu saya merasa panik.

Saya pun membuka halaman baru. Mencoba mengecek apakah tampilan blog saya benar-benar tidak menayangkan iklan. Dan ternyata hasilnya iya. Tidak ada satu pun iklan yang tampil. Begitu pula membuka dengan menggunakan android teman, namun hasilnya tetap sama.

Merasa was-was untuk memverifikasi alamat, saya kembali berselancar di mbah google untuk mencari informasi. Saat itu kata kunci yang diketikkan 'kenapa ikan adsense di blog tidak tampil'. Dalam hitungan detik, muncul deretan konten dalam pencarian tetsebut.

Terpilihlah salah satu artikel yang dibuka. Penjelasannya sangat menarik dan sebelumnya blog tersebut juga mengalami hal yang sama seperti saya ini. Usut punya usut, ternyata setiap penghasilan yang telah mencapai 10$ maka akan dimintai untuk memverivikasi identitas. Jika tidak melakukannya, maka iklan di blog tidak akan tayang.

Lalu apakah saya langsung percaya? Tidak! Selanjtnya  saya membuka lagi artikel berikutnya. Dan penjelasannya kurang lebih sama. Setelah itu barulah percaya dan siap tancap gas untuk melakukan aksi.

Menggunakan panduan artikel sebelumnya, dengan hati-hati saya mencoba memulai. Oh iya, kalau misalkan teman-teman kurang paham melalui artikel, teman-teman juga bisa membuka youtube untuk mencari infonya.

Ternyata untuk memverifikasi identitas google adsense cukup mudah. Tinggal kita pilih atau klik  sebuah tulisan 'VERIFIKASI SEKARANG'. Tunggu beberapa saat dan muncullah halaman baru.

Ketika sampai disini teman-teman tidak perlu panik seperti yang terjadi pada saya. Disini tentunya kita akan diarahkan dengan sebuah penjelasan. Untuk memverifikasi identitas, teman-teman bisa menggunakan KTP, SIM atau Paspor. Pilih salah satu saja, jangan semuanya.

Setelah itu, teman-teman unggah salah satu foto tersebut. Yang harus diperhatikan disini adalah fotonya harus jelas, tidak buram dan tidak ada pantulan cahaya.

Selesai mengunggah foto, maka tugas selanjutnya adalah mengisi nama akun adsense dan alamat rumah. Usahakan nama akun dan nama di KTP harus sama. Setelah semuanya komplit, barulah meng-klik 'KONFIRMASI INFORMASI'.

Bagaimana? Cukup mudahkan. Selanjutnya pihak google akan memberikan konfirmasi apakah verifikasi identitas tersebut diterima atau ditolak.

Tuesday, December 10, 2019

4 Pesan Motivasi Nenek Untuk Menanam


Ayo siapa disini yang masih punya nenek? Selamat ya kalo anda masih punya nenek! Karena biasanya seorang nenek itu memiliki banyak pesan bijak yang biasanya diberikan. Selain itu, seorang nenek juga sangat menyayangi cucunya, bahkan tidak segan-segan untuk memberikan kasih sayang yang manja.

Namun buat kalian yang sudah tidak punya nenek tentunya tidak usah berkecil hati. Saya sendiri saja saat ini sudah tidak memiliki seorang nenek. Baik itu sebelah ayah maupun dari sebelah ibu. Namun kisah tentang nenek ataupun pesan bijaknya bisa kita peroleh dari ayah maupun ibu.

Nah, kali ini saya akan membagikan beberapa pesan bijak yang masih dipegang dalam keluarga. Karena nenek saya merupakan seorang petani, maka pesan-pesan yang disampaikannya pun tidak jauh dari hal tersebut. Berikut 4 pesan motivasi nenek ketika akan menanam.

1. Menanamlah, karena jika mati tidak akan meminta kain kafan

"Menanamlah, karena kalau mati pun tidak akan minta dikafani". Begitulah pesan nenek yang selalu disampaikan ibu kepada saya. Maksud dari pesan tersebut adalah untuk memotivasi agar tidak ragu-ragu untuk menanam. Baik itu berupa tanaman tahunan maupun tanaman musiman. Baik itu tanaman perkebunan maupun hanya sayuran. Toh kalaupun tanaman tersebut tidak tumbuh atau mati, tidak meminta kita untuk mengkafani. Dan jika tanaman tersebut tumbuh dan berbuah, yang untungkan kita juga bisa menikmati.


2. Menanam adalah investasi masa depan

Salah satu alasan seseorang malas untuk menanam adalah karena harus menunggu. Yah memang begitulah. Kita harus sabar untuk menunggu hasilnya. Semuanya butuh proses, mulai dari pembibitan, perawatan hingga sampai berbuah. Apalagi tanaman yang ditanam membutuhkan waktu lama.

Tapi ingat, ketika masa berbuah tiba tentunya akan memberikan rasa kepuasan yang tak terhingga. Sebuah penantian dan kesabaran yang pada akhirnya berbuah manis. Apalagi panennya tidak hanya saat itu saja. Masih ada tahun dan musim-musim berikutnya yang siap menunggu. Nah kalau begitukan enak, ada jaminan dimasa depan. Kalau kata nenek dan Bang Haji Rhoma Irama mah 'berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

3. Jangan sampai masuk ke kebun orang

Menanam itu bisa dilakukan siapa saja. Baik itu kaum muda maupun kaum tua. Baik itu orang kurang sejahtera maupun orang kaya. Semuanya bisa. Hanya tinggal kemauan saja. Seperti nenek saya, meskipun sudah tua dan jalannya pun kadang sering berhenti, namun tetap saja menanam.

Pernah suatu hari ibu dan nenek pergi ke kebun. Saat itu nenek membawa beberapa bibit pohon durian lokal untuk ditanami. Lalu terjadilah percakapan sebagai berikut.

"Itu pohon durian ya buk?" Tanya ibu kepada Nenek.

"Iya, pohon durian" jawab nenek singkat.

"Kapan bisa dinikmati hasilnya? Kan pohon durian untuk bisa berbuah membutuhkan waktu yang lama." Tanya ibu lagi.

"Tanam saja bibit apa yang kita miliki. Seandainya pun ibu tidak bisa menikmati (meninggal dunia terlebih dahulu), tetapi anak dan cucuku bisa merasakannya." Nenek memberi nasehat dengan takzim.

"Satu lagi, ibu tidak ingin kelak anak dan cucu ibu masuk ke kebun orang. Hanya gara-gara buah tetangga lebih menarik." Tambah nenek.

Kalau saja si Nenek hanya memikirkan dirinya, tentu akan berpikir panjang untuk memulai menanam. Bayangkan saja, durian lokal baru bisa berbuah rata-rata berumur 15 tahun. Dan saat itu belum ada yang namanya durian cangkok, semuanya ditanam dari bijinya langsung.

Dari percakapan diatas tentunya banyak pesan yang bisa diambil. Salah satunya adalah nenek saya tidak mau jika kelak keturunannya mecuri dikebun orang atau hanya bisa melihat saja apa yang dimiliki orang lain. Akhirnya kebun tersebut ditanamilah berbagai macam buah. Ada kelapa, berbagai varietas mangga, durian, cempedak, nangka, pisang, manggis, langsat, rambutan, jambu, kopi dan masih banyak yang lainnya. Akhirnya punya tokoh buah sendiri. Hehe

4. Niatkan Menanam Untuk Kebaikan

Nenek selalu berpesan, jika ada yang meminta buahmu, berikan! Jangan pelit dengan orang lain. Lagianpun dari rezeki yang kita dapati ada sebagian milik mereka. Lagianpun, kalau hanya dikonsumsi untuk sendiri tentunya sangat berlebihan. Ingat, mungkin hari ini kita adalah orang yang memiliki, tapi bisa jadi besok lusa kita adalah orang yang tidak memiliki.

Yah begitulah, kalau sudah nenek yang bicara tidak ada yang berani membantah. Makanya nenek juga bilang, kalau ketika menanam itu diniatkan untuk kebaikan. Insya'Allah hasilnya akan melimpah. Kebaikan yang dimaksud adalah seperti diatas. Perhatikan kiri kanan tetangga (dikasikan juga ke tetangga ketika panen tiba).

Saya juga baru sadar, ternyata manfaat kebaikan nenek tersebut tidak hanya dirasakan oleh anak cucunya ataupun tetangganya, tetapi juga alam dan makhluk lainnya. Bayangkan saja, jika tanah dibiarkan tandus begitu saja tanpa ditanami pohon, tentunya banyak hewan yang kehilangan tempat tinggal dan susah mecari makan.

Tupai tidak lagi bisa meloncat dari dahan satu kedahan lainnya, burung tidak ada lagi tempat untuk bersarang dan kuntilanak juga tidak ada tempat untuk bergantungan (Iya, serius. Pohon durian adalah tempat favorit makhluk tersebut). Dan yang tidak kalah pentingnya, pohon-pohon tersebut adalah salah satu penyumbang oksigen yang kita hirup sampai saat ini.

Monday, December 9, 2019

Madduppa Pada Masyarakat Bugis Di Kecamatan Segedong


Sebagian besar masyarakat yang ada di Kecamatan Segedong merupakan keturunan Bugis. Meskipun sudah tidak menggunakan bahasa Bugis dalam kesehariannya, bukan berarti tradisi yang diajarkan oleh nenek moyang harus ditinggalkan begitu saja. Salah satu tradisi yang masih sering dilakukan adalah madduppa.

Madduppa dalam masyarakat Bugis memiliki makna mengundang atau memberi kabar. Bagi masyarakat Bugis, ketika mengundang seseorang tidaklah boleh sembarangan, namun memiliki tatacara tertentu. Sebelum terkenalnya surat undangan, tradisi madduppa inilah yang selalu digunakan untuk mengundang tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Madduppa ini biasanya digunakan ketika ada hajatan mappabotting (pernikahan), mappanre temme' (khatamul Qur'an), menre' bola (naik rumah), menre' tojang (aqiqah), ataupun tahlilan untuk orang yang meninggal.

Orang yang memiliki hajatan akan menunjuk seseorang yang dipercaya untuk mengundang. Orang yang dipercayai ini disebut padduppa. Orang yang melakukan padduppa ini tentunya harus berpakaian sopan (menggunakan sarung dan songkok atau kopiah).

Adapun tatacara dalam madduppa adalah seorang padduppa harus mengucapkan salam ketika sampai dirumah yang akan diundang. Setelah tuan rumah membukakan pintu, padduppa akan meyalami tuan rumah sebagai bentuk rasa hormat sebagai tamu. Kemudian Paddupa akan duduk ketika tuan rumah telah mepersilakan.

Selanjutnya adalah penyampaian maksud kedatangan atau undangan melalui lisan. Adapun kata-kata yang disampaikan saya contohkan sebagai berikut dengan menggunakan nama Wak Semang sebagai  orang yang punya hajatan dan wak Apo' sebagai orang yang diundang.

"Wak Apo', Kireng seleng wak Semang suro ki' lekka ki bolana baja ele' te' fitu. Burane makkundre."

Artinya: Wak Apo', kirim salam wak Semang mempersilahkan kerumahnya besok pagi jam tujuh. Laki-laki  perempuan.

Begitulah isi undangan yang disampaikan secara lisan oleh padduppa. Jika yang diundang hanya laki-laki saja, maka pesan yang disampaikan tidak perlu ada kata kalimat burane makkundre. Namun jika yang diundang semua anggota (laki-laki dan perempuan) maka kalimat tersebut harus disebutkan diujung pesan. Dan jika ada pertanyaan dari tuan rumah yang diundang, maka paddupa akan menjelaskan sesuai yang diketahuinya. Setelah itu padduppa akan izin pamit.

Dalam madduppa tentunya tidak serta merta harus menggunakan bahasa Bugis saja. Semuanya tergantung dengan tuan rumah yang didatangi. Jika selain Bugis, maka bahasa yang digunakan adalah bahasa Melayu yang merupakan bahasa interaksi sehari-hari.

Namun bagaimana jika rumah yang didatangi sedang kosong. Untuk mengatasi hal tersebut padduppa biasanya akan mengikatkan sesuatu di gagang pintu pemilik rumah. Baik itu berupa tali rapiah atau pelepah daun pisang yang kering yang biasanya sangat mudah dijumpai disekitar rumah. Pengikatan tersebut bertujuan agar si pemilik rumah tahu bahwa ada undangan. Jadi jangan heran jika suatu saat masuk kedaerah Segedong menemukan hal tersebut.

Begitulah sebuah tradisi yang sampai saat ini masih dipertahankan. Ketika mengundang seseorang tidak hanya sekedar menyampaikan berita saja, namun ada etika yang harus dijaga. Mengucapkan salam, berjabat tangan dan penyampaian pesan harus dalam keadaan duduk.

Lain ketupat lain isi
Lain tempat lain tradisi

Friday, December 6, 2019

Kisah Korban Begal dan Kartu BPJS

Sumber gambar: monitor.co.id

Siang itu pukul 13.00 Wib. Matahari dengan terik menyinari Kota Khatulistiwa, Pontianak. 

Diteras tunggu, banyak keluarga pasien yang duduk, memenuhi kursi panjang dan pinggiran teras. Mereka bercengkerama, menceritakan tentang penyakit yang diderita keluarganya sekaligus tentang kampung halaman. Bahkan tidak jarang juga, mereka menceritakan tentang suster yang galak (Kalau menurut saya sebenarnya suster tersebut tegas dengan peraturan yang ada).

Cuaca yang panas menjadikan tempat tersebut sangat cocok untuk bersantai. Apalagi disekitarnya ada pohon dan sesekali angin datang berhembus. Lagian, didalam ruangan pasien terasa cukup gerah.

"Dek, boleh minta tulung ke?". Seorang bapak-bapak dengan taksir usia 50 tahun menghampiri saya. Dari logat bicaranya saya bisa tau bahwa bapak tersebut berasal daerah Sambas atau sekitarnya.

"Minta tolong ape pak ?" Tanya saya kembali dengan menggunakan bahasa Melayu Pontianak, yang pastinya bapak tersebut mengerti.

"Anakku be daan tau ngurus BPJS. Bise ke ngawankannye?" (Kurang lebih begitu kata bapaknya, mohon maaf jika ada kesalahan ejaan). Maksud bapak tersebut meminta tolong kepada saya untuk menemani anaknya mengurus BPJS. 

Saat itu saya ragu untuk mengatakan 'ia'. Bukan karena tidak ingin menolong, tetapi ada orang lain yang juga menitip barang kepada saya. Mana mungkin saya meninggalkan begitu saja diatas kursi, atau menitipkan lagi barang orang lain kepada orang lain.

Saya pun menjelaskan hal tersebut kepada si Bapak. 

"Biar bapak yang jagekannye". Tawar si bapak.

Saya pun menerima tawaran bapak tersebut dan percaya bahwa barang yang dititipkan akan aman ditangan beliau. Bersama anaknya, saya beranjak menuju ke BPJS Center yang ada dirumah sakit tersebut.

Didalam perjalanan menuju kesana banyak cerita yang saya dapatkan. Dimulai dari pasien yang ternyata merupakan korban dari begal motor. 

Saat itu, korban lagi bersantai di sebuah warung bersama temannya (Kejadian di Kecamatan Telok Keramat, Kabupaten Sambas). Tiba-tiba datang seorang pria yang meminta pertolongan untuk diantar kesebuah tempat. Karena merasa kasihan dan diimingi akan dibayar 30 ribu, si Korban akhirnya mengiyakan.

Namun apa mau dikata, orang yang diantar tersebut ternyata adalah seorang penjahat. Si korban ditusuk senjata tajam dari arah belakang. Penjahat tersebut pun juga berhasil melarikan sepeda motor si korban. Seperti pepatah mengatakan, air susu dibalas dengan air tuba. Sebuah kebaikan yang ternyata dibalas dengan kejahatan. Sungguh terlalu.

Saya dan Khairul (anak bapak yang meminta pertolongan tadi atau kakaknya si korban) tiba di BPJS Center rumah sakit. Setelah cukup lama menunggu, akhirnya nama korban dipanggil. Saya kira segala urusan saat itu telah selesai. Namun ternyata tidak! Si petugas malah menginterogasi kami. 

"Apa benar pemilik kartu ini korban dari begal?" Tanya petugas dengan raut muka yang penasaran.

"Iya betul". Jawab saya singkat.

"Dimana kejadiannya?" Tanya petugas tersebut lagi.

"Di Sambas buk" timpal saya.

Singkat cerita ibu tersebut menjelaskan bahwa korban dari begal tidak bisa dibiayai oleh BPJS. Malahan kami juga dipersilahkan untuk menanyakan langsung ke kantor BPJS. Kami pun pulang ke ruang rawat inap.

Dilorong rawat inap tampak si bapak yang sepertinya sudah menunggu kami. Sebelum si bapak bertanya, terlebih dahulu anak yang menjelaskannya. Mendengar hal tersebut, tampak raut sedih di wajah lelah si bapak. Kini beban bapak bertambah lagi dengan urusan biaya rumah sakit.


Tidak hanya sampai disitu, saya langsung menyarankan untuk langsung datang saja ke kantor BPJS sesuai saran ibu sebelumnya. Karena mereka tidak tau lokasi yang akan didatangi, akhirnya saya menawarkan diri untuk menolong. Selain karena saya mengetahui seluk-beluk jalan Pontianak, saya juga memiliki kendaraan yang bisa mengantarkan mereka. Sungguh, membuat orang lain bisa tersenyum itu memberikan rasa kebanggaan tersendiri pada diri kita.

Tibalah kami di kantor BPJS cabang Kota Pontianak. Saat itu pukul 14.20 WIB. Meskipun sudah hampir sore, namun tetap saja kursi tunggu ramai dipenuhi oleh manusia. Kami pun harus berdiri, baru setelah beberapa saat bisa mendapatkan tempat duduk.

Hari pun semakin sore, pengunjung yang tersisa saat itu hanya saya dan Khairul. Saya pun mencoba menjelaskan kepada Mbak yang bertugas dibagian pelayanan tersebut. Setelah mendengarkan penjelasan kami berdua, Mbaknya izin pamit dan langsung pulang kerumah.

Pulang kerumah? Tentu tidaklah! Tetapi izin pamit untuk masuk keruangan. Mungkin si Mbaknya tidak bisa memberikan keputusan langsung dan harus berkoordinasi dulu dengan yang lainnya.

Setelah cukup lama menunggu, akhirnya si Mbak datang dengan senyum simpul khas seorang pelayan yang baik.

"Maaf dek, untuk korban begal dan korban tindak pidana yang lainnya tidak bisa dibiayai oleh pihak BPJS". Mbaknya langsung menjelaskan dengan ekspresi wajah yang turut prihatin.

"Tidak bisa dipertimbangkan lagi kah Mbak? Kasian Mbak, keluarga korban sangat membutuhkan biaya perawatan". Timpal saya sedikit menawar kepada Mbaknya".

"Ini sudah peraturannya dek. Begini saja, saya saranin adek datang ke LPSK untuk mengajukan permohonan biaya pengobatan". Si Mbak mencoba memberikan solusi kepada kami.

"Maaf Mbak, LPSK itu apa ia?" Tanya saya yang saat itu betul-betul tidak tahu dan penasaran. Bertanyalah sebelum dikenakan biaya. Lagian pun jika banyak bertanya tidak akan ditimpuk oleh mbaknya.

"LPSK itu Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Jadi setiap korban dari tindak pidana boleh mengajukan permohonan biaya berobat kesana". Penjelasan terakhir si Mbak sebelum kami izin pamit.

Kami pun pulang kerumah sakit dengan harapan yang kandas.

Sunday, May 12, 2019

6 Kue Tradisional Kota Pontianak yang Direkomendasikan Untuk Berbuka Puasa

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam. Pada bulan ini umat Islam diseluruh dunia berlomba-lomba untuk memperbanyak amal ibadahnya. Baik itu dengan meningkatkan kualitas sholatnya, membaca Al-Quran atau memperbanyak sedekah.

Nah, ketika masuk bulan ramadhan tentunya selalu diidentik dengan hadirnya pasar juadah yang menjual beragam jenis kue. Baik itu kue yang tradisional maupun yang kebarat-baratan.

Berhubung sekarang dalam suasana ramadhan, maka dari itu penulis akan merekomendasikan 6 makanan tradisional Kota Pontianak yang sangat cocok untuk berbuka puasa. Dan pastinya kue berikut ini tidak akan lekang oleh waktu, meskipun semakin banyak kue dari luar negeri yang masuk.

1. Bingke


Sumber: Nakarasida.com


Yang pertama adalah kue bingke. Jangan ngaku orang Pontianak asli kalo belom pernah makan kue bingke. Kue tradisional Pontianak yang satu ini memiliki bentuk seperti bunga dengan cita rasa yang manis dan gurih. Tapi jangan pula langsung ngebayangkan Bunga Citra Lestari ie.

Selain itu, tekstur kue bingke juga sangat lembut sehingga sangat cocok sebagai sajian disaat berbuka puasa. Saking terkenalnya, kue yang nikmat satu ini menjadi sebuah produk oleh-oleh khas Kalbar yang sangat digemari.

Kue bingke memiliki berbagai varian rasa. Seperti bingke original, bingke berendam, bingke keju, bingke kentang, bingke ubi rambat, bingke coklat, bingke jagung, bingke asin dan masih banyak lagi kreasi rasa baru yang lainnya. Tinggal dipileh yak yang mane cocok dengan lior kawan-kawan.

Baca juga: Tradisi Ngantar-Ngantar di Bulan Ramadhan

2. Jorong-Jorong


Sumber: Pengkangpontianak.blogspot.co.id

Kue khas Pontianak yang satu ini memiliki bentuk yang unik dan lucu, yakni menyerupai sampan atau perahu (Tapi jangan pulak nak cobe-cobe simpan diatas aek, pasti langsung tenggelam lah die). 

Meskipun kue jorong-jorong terlihat sedikit aneh, namun kue yang satu ini memiliki aroma yang wangi dan rasa yang nikmat. Aroma wangi tersebut berasal dari daun pandan yang digunakan sebagai wadah dalam pembuatan kue.

Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis nikmat, membuat kue yang satu ini layak sebagai menu berbuka puasa. Sekali coba, pasti anda kepingin lagi

3. Putu Mayang


Sumber: Eresep.com

Bukan, bukan...! Ini bukan mie goreng rasa baru, dengan taburan kelapa parut diatasnya. Tapi ini kue tradisional punye kite lah, Pontianak.

Untuk masyarakat Pontianak tentunya tidak asing lagi dengan kue yang satu ini. Memiliki bentuk yang seperti mie dan tekstur yang sedikit kenyal. Serta ada topping-nya dari keju asli Pontianak (parotan kelapa')

Rasa manis dari gula kelapa dan gurihnya parutan kelapa membuat kue yang satu ini benar-benar terasa nikmat. Apalagi saat mencicipinya ditemani segelas kopi atau teh hangat. Pastinya mantul, mantap betul.

Tapi saye rase jaranglah orang Pontianak buka puase dengan aek hangat, kalo aek es baru ie. Kecuali kalo pas musem ujan.

Baca Juga: Makan Tambol, Acara Syukuran Masyarakat Kabupaten Mempawah

4. Madu Kandis



Kalo udah masok bulan puase, pasti banyak bececeran kue madu kandes di pasar juadah. Kue yang jike dihari-hari biase agak susah nak carinye.

Kue tradisional madu kandis sangat mudah dijumpai ketika bulan Ramadahan. Kue yang satu ini jika sekilas memang tampak seperti kue lapis-lapis pada umumnya. Namun sebenarnya kedua kue tersebut berbeda.

Meskipun namanya 'madu kandis', namun bukan berarti komposisinya menggunakan madu. Tetapi karena rasanya yang manislah membuat penamaannya demikian.

Kue madu kandis kemiliki dua lapisan. Dimana lapisan bagian bawah berupa adonanan dari tepung kacang hijau. Sedangkan bagian atas yang teksturnya sangat lembut berupa adonan dari tepung terigu, gula dan telur.

Rasa manis yang legit bercampur dengan rasa khas kacang hijau membuat kue yang satu ini sangat direkomendasikan untuk berbuka puasa.

5. Kelepon

Sumber: Liputan6.com

Semua orang pastinya tau kue yang satu ini. Tidak hanya di Kota Pontianak, ditempat-tempat yang lain juga memilikinya.

Kue kelepon memiliki bentuk yang bulat, mirip seperti bola pimpong. Didalamnya terdapat gula merah yang akan lumer ketika digigit. Diluarnya ada parutan kelapa yang membuat rasa kue terass gurih. Kue ini akan semakin nikmat ketika disajikan bersama teh atau kopi hangat.

Baca Juga: Festival Musik Kelontong, Budaya Mempawah di Bulan Ramadhan

6. Tumpor



Tidak hanya dengan rasa yang manis, Kota Pontianak juga memiliki kue dengan cita rasa yang asin. Dan pastinya juga cocok untuk menu berbuka puasa.

Masyarakat Pontianak menyebut kue yang satu ini dengan nama 'tumpor'. Kadang ada juga yang menyebutnya kue 'lumpor' dikarenakan saus kacangnya yang menyerupai lumpur.

Kue tumpor berbahan dasar dari tepung beras. Diatasnya ada lumuran saus kacang yang telah diracik dengan berbagai rempah pilihan. Tidak lupa juga ada taburan udang ebi dan daun seledri yang membuat rasanya semakin nikmat.

Itulah 6 rekomendasi kue tradisional Kota Pontianak untuk berbuka puasa. Tinggal dipileh yak, mane yang sesuai dengan selere kawan-kawan. Selamat menunaikan ibadah puasa...

Baca juga: 30 Macam Kue Tradisional Kota Pontianak, Manakah Favoritmu?