Thursday, August 9, 2018

Songkok Recca Sebagai Identitas Orang Bugis di Tanah Rantau

Tags

Kebiasaan Orang Bugis yang senang berdagang dan merantau kedaerah lain telah dilakukan dari sejak dulu. Menggunakan kapal pinishi, orang-orang Bugis mengarungi lautan yang luas untuk mencari tempat yang baik dalam berdagang hingga menetap disana. Karena kebiasaan merantau tersebutlah, tidak heran jika Orang Bugis mudah dijumpai diseluruh wilayah nusantara. Mulai dari Papua, Bali, Jawa, Kalimantan, Sumatera hingga ke Negeri Malaysia dan Thailand.

Orang Bugis berpegang teguh pada falsafah "Kegai sanre' lopie kotisu to taro sengereng" yang memiliki makna "Dimanapun perahu ditambatkan, disanalah menanam budi baik". Oleh sebab itulah perantau Bugis sangat mudah beradaptasi dengan masyarakat setempat yang didatanginya, meskipun dari segi budaya memiliki perbedaan yang jauh. Sebagai contoh adalah di Kalimantan Barat, keberadaan Orang Bugis banyak dijumpai didaerah pesisir yang hidup berdampingan dengan etnis Melayu, Cina dan yang lainnya.

Meskipun berada jauh dari kampung halaman, bukan berarti perantau Bugis serta-merta melupakan adat budayanya. Hal ini bisa dilihat dari prosesi adat yang masih digunakan dalam acara pernikahan dan yang lain sebagainya. Selain itu, bahasa Bugis juga masih bisa kita dengarkan walaupun ratusan tahun kedatangannya telah berlalu.

Kebanggaan atas budaya leluhur masih tertanam dalam dijiwa keturunan Bugis yang telah beranak-pinak ditanah rantau. Meskipun sejatinya diri mereka sendiri belum pernah menginjakkan kaki ditanah Bugis yang merupakan asal-mula pendahulunya sebelum belayar.

Salah satu hal yang dilakukan untuk menunjukkan identitas dirinya ditanah rantau adalah dengan menggunakan songkok recca atau disini kami sering menyebutnya songkok ogi' (Songkok Bugis). Songkok yang berfungsi sebagai penutup kepala ini semakin banyak digunakan, baik itu dari kalangan muda maupun kalangan yang tua. Dari yang berprofesi pejabat, tokoh masyarakat maupun yang hanya kalangan biasa.

Penulis ingat betul, dulu penggunaan songkok recca ini sangat jarang sekali dijumpai. Paling yang menggunakan hanyalah mereka yang baru berkunjung ketanah Bugis atau mendapatkan oleh-oleh dari mereka yang pulang dari tanah Bugis. Namun dengan perkembangan zaman, keberadaan songkok recca semakin mudah diperoleh melalui pembelian online. Karena itu jugalah, banyak keturunan Bugis yang sudah memilikinya dan menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari maupun kegiatan besar.

Acara Gema Bina Bangun Desa

Acara Pernikahan

Acara Mahasiswa

Media Sosial yang digunakan:
This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon